Hal yang luar biasa bisa berada di taiwan. Mimpi untuk “exchange” akhirnya terwujud. Sangat bersyukur kepada Allah S.W.T atas segala ijinya dapat merasakan keindahan ciptaanmu di negara yang ramah dan sejuta keindahan. Taiwan merupakan negara yang bisa dibilang unik, karena pada dasarnya taiwan hampir memiliki kesamaan dengan negara China. Orang Taiwan yang saya temui dan kenal mereka sangat baik, ramah, dan memiliki kepedulian yang tinggi walaupun mereka baru mengenal saya.Pengalaman ini sangat memberikan banyak pelajaran dan saya sangat senang bisa memperkenalkan negara Indonesia kepada orang Taiwan yang saya temui.
Mengapa saya mengambil exchange AIESEC di Taiwan? Jawabanya sangat mudah, pada dasarnya saya memiliki mimpi untuk exchange dan AIESEC NSYSU (National Sun Yat Sen University) menawarkan project mengajar di sekolah SMA. Karena saya pikir mengajar adalah bagian dari pekerjaan saya nanti setelah lulus dari Universitas. Saya saat ini kuliah di Universitas Negeri Jakarta, jurusan Pendidikan Geografi. Karena latar belakang pendidikan yang saya tempuh maka dari itu saya sangat tertarik untuk mencoba mengajar di negara Taiwan, karena pasti akan terasa berbeda dan memberikan banyak inspirasi ketika saya akan mengajar di Indonesia. Selama 6 minggu tidak akan bisa saya ceritakan detail atau rinci tentang perjalanan dan pengalaman saya selama mengikuti exchange di Taiwan. Pada awalnya perjalanan saya dari bandara soekarno-hatta menuju bandara changi di Singapore, saya transit beberapa jam. Lalu kemudian dari singapore terbang menuju bandara taoyuan. Dari taoyuan saya menggunakan kereta tercepat ke empat di dunia (THSR = Train High Speed Railway) menuju kota Kaohsiung. Setiba di stasiun Zouying di kaohsiung saya bertemu dengan pihak AIESEC NSYSU yang bernama Ben Lin. Ben Lin lah yang interview dan mengatur jadwal saya selama di taiwan. Saya lalu menuju hostel untuk bermalam 3 hari di kota kaohsiung sebelum menjalankan project di Dashu district.
Banyak tempat yang saya kunjungi di kaohsiung sebelum memulai project disana. Seperti: Love River, Liuhe night market, Love Pier. Saya keliling ketiga tempat tersebut menggunakan sepeda yang dipinjamkan pemilik hostel. Wahh sangat nyaman sekali berkeliling sepeda dimalam hari di kota kaohsiung karena ada jalan khusus untuk sepeda dan udaranya yang sangat bersih. Setelah beberapa hari menginap di hostel, ternyata jadwal menuju project diundur sampai hari senin, karena memang sekolah saat itu sedang libur. Dan pihak AIESEC mengundang saya untuk beberapa hari menginap dirumah salah satu team AIESEC NSYSU, yang bernama Kevin Pao. Saya sangat senang berada dirumah kevin karena keluarganya sangat baik dan mengajak saya keliling untuk mencicipi makanan khas Taiwan serta pada hari minggu saya diajak ke tempat perbelanjaan yang disana namanya Costco Wholesale dan Dream Mall.
Tiba juga saatnya saya menuju Dashu district, tempat project saya mengajar. Nama sekoalah SMA yang akan saya ajar adalah PU Men senior high school.
Pu men adalah sekolah dari organisasi budha di taiwan. First impresion ketika saya berada di sekolah PU Men adalah sekolah yang sangat lengkap fasilitasnya dan bersih serta disiplin dalam peraturan. Hal yang saya lakukan di Pu Men senior high school adalah mengajar kebudayaan indonesia, membantu guru lokal disana dalam conversatioan english siswa disana. Setiap senin s.d jumat saya memiliki jadwal mengajar di kelas dan diberikan waktu sekitar 1 jam oleh guru disana untuk presentasi kebudayaan indonesia. Jam 8 pagi saya dijemput oleh siswa menuju kelasnya, dan saya berada dalam kelas untuk melihat proses kegiatan belajar mengajar. Setiap akhir pekan saya diundang untuk berwisata bersama siswa disana. Saya mengunjungi Eda Park,
Budha Memorial Palace di Fo Guang Shan. Pada saat weekend juga saya diajak keliling kota kaohsiung bersama keluarga wakil kepala sekolah untuk mencicipi makanan khas taiwan, keliling dua night market (rheifon dan sinjiejiang night market) dan mengunjungi pier 2 art museum serta pantai dengan menyebrangi menggunakan kapal feri yang namanya Cijin beach.

Pada hari libur setelah ujian siswa di sekolah saya diundang untuk tinggal dirumah salah satu murid yang rumahnya di kota tainan. Sekitar 2 jam perjalanan dari sekolah menuju kota tainan. Banyak hal yang saya lakukan disana, lebih tepatnya keliling kota tainan,daerah anping.Saya setiap harinya tinggal di asrama wanita disekolah. Saya untuk pertama kalinya merasakan hidup mandiri dan saya seperti merasakan di film asia tentang kehidupan asrama karena ini hal baik yang perlu di contoh serta yang membuat menarik adalah saya tidak pernah tinggal dan merasakan kehidupan seperti asrama sebelumnya. Pengalaman mengajar dan tinggal di Pu Men senior high school yang tidak akan bisa dilupakan. Semua murid, guru, staf, wakil kepala sekolah, kepala sekolah yang sangat baik memberikan fasilitas dan semua kebutuhan ketika saya melakukan project mengajar disana. Exchange kali ini sesuai dengan harapan saya. Saya banyak bertemu dan mengenal dari negara lain juga. Ketika ada acara dari AIESEC WTUC yang mengadakan cross culture, disitulah saya bertemu dengan EP (exchange participant) lainya. kami melakukan banyak hal, seperti diskusi tentang isu global di suatu negara, saling menceritakan negara masing masing dan berpoto bersama.
Hal yang menyenangkan lagi karena saya dapat mengenal team dari AIESEC NSYSU (National Sun Yat Sen University). Karena mereka selalu siap sedia mengatur jadwal saya, menemani dan selalu membantu jika ada hal yang saya butuhkan.
Pada saat waktunya minggu terakhir di taiwan. Sekolah mengajak saya ke tainan untuk bermain air soft gun atau paint ball dan barbequan. Setelah semuanya sudah selesai kegiatan disana dan packing, saya lalu menyiapkan tiket THSR kereta tercepat untuk kembali menuju bandara taoyuan dan segera menuju Indonesia. Hal yang ingin saya katakan adalah terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung saya untuk sampai di taiwan sampai merasakan pengalaman luar biasa ini. Terimakasih kepada Allah S.W.T, kedua Orang tua , pihak Kampus UNJ yang memberikan suport materil maupun moril dan semua team AIESEC start up UNJ, AIESEC NSYSU. Karena berkat semua hal itu pengalaman ini sangat berkesan dan harapan saya bisa lagi merasakan hal luar biasa ini serta bertemu kesempatan dengan teman teman di Taiwan lagi atau mereka mungkin bisa datang ke negara saya, negara yang penuh keindahan. Indonesia... xie xie
| cross culture |
| High Speed Train Railway (kereta tercepat) |